Alhamdulillah pada tanggal 9 Juli 2015 saya berhasil melalui yang namanya "Sidang Skipsi". Sebetulnya tidak sehoror itu, tetapi memang rasanya lega kalau sudah melewati momen tersebut. Proses mengerjakan skripsi yang seolah tak berujung hah. Proses menyiapkan mental dan administrasi untuk mendaftar sidang yang yaaaa lumayan butuh waktu. Akhirnya dibalas dengan satu hari yang dihabiskan bersama tiga penguji di suatu ruangan yang dingin. Awalnya saya merasa takut untuk sidang. tetapi support dari orang tua, khususnya ibu, yang membuat saya mau tidak mau harus mampu menghadapinya. Menurut saya, doa orang-orang yang sayang dan peduli pada saya sudah sangat membantu saya. Sebelum sidang, saya minta doa sana- sini. Dan setelah sidang saya ucapkan terima kasih untuk kalian yang sudah menyempatkan mendoakan saya. Saat sidang, ....................... prememory . Dan akhirnya selesai sidang, saya dibuat menangis dihadapan tiga penguji. Sepertinya saya tidak menguasai skripsi saya. Sepertinya saya salah dalam menyusun skripsi saya. Argh rasanya berkecamuk. Apalagi saya "divonis" sidang ulang.
To be continued....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar